Langsung ke konten utama


Hasil akhir konferancab-X IPNU-IPPNU Karanganyar Demak


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Konferensi sejatinya sudah merupakan kegiatan akhir di dalam kepengurusan, utamanya di dalam kepengurasan pac ipnu karanganyar demak.

konferensi yang di hadiri para peserta dari perwakilan delegasi ranting maupun komisariat se-kecamatam Karanganyar Demak ini, membuat para peserta dapat mengetahui seperti apa berdemokrasi, para pelajar yang menjadi peserta konferensi dapat langsung mempraktikan cara berdemokrasi di dalam konferancab pac ipnu bersama ippnu karanganar demak yang di selenggarakan pada hari, sabtu (25/1) di gedung MWC Karanganyar Demak.
Selain menjadi ajang pemilihan ketua baru, konferensi juga menjadi tempat untuk bermusyawarah di dalam sidang tartib,menyampaikan laporan pertanggung jawaban yang di sampaikan oleh ketua yang akan demisioner, dan juga untuk menentukan bagaimana arah organasisasi kedepannya di dalam sidang komisi.

Setelah sidang tartib,pembacaan laporan pertanggungjawaban, dan sidang komisi akhirnya,di dalam pemilihan ketua baru, Kepengurusan PAC IPPNU Karanganyar menghasilkan ketua baru yaitu rekanita Risty Yusoli.

dalam sambutannya, rekanita Risty mengucap terimakasih kepada segenap peserta konferensi yang hadir serta, meminta bimbingan kepada senior, dan berharap kerja sama antar pengurus. “terimakasih kepada pihak yang sudah mempercayai saya sebagai ketua,teruntuk para senior, mohon bimbingan untuk kedepannya, dan kepada rekanita mohon kerjasamanya, karena kunci keberhasilan PAC ada pada kita semua”.
Berbeda dengan sidang pemilihan ketua PAC IPPNU  yang berjalan lancar, di sisi lain sidang pemilihan ketua PAC IPNU berlangsung dengan penuh ketegangan dan kegaduhan, di karenakan rekan ahmad zaqi selaku ketua PAC IPNU yang akan demisioner justru tidak mau mendemisionerkan diri dengan alasan, konferensi yang berjalan cacat akan hukum, rekan ahmad  zaqi menjelaskan yang di maksud cacat hukum yaitu, dibagian pasal 29 tentang kriteria calon ketua pimpinan anak cabang ipnu-ippnu, bagian nomor 4 abjad C yang pada konferensi periode sebelumnya Berbunyi “Pernah Mengikuti LAKMUD (Latihan Kader Muda)” Dan Pada Sidang Tartib Konferensi Periode Ini Di Ganti Menjadi “ Pernah Mengikuti MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota)”.
Rekan ahmad riza selaku perwakilan cabang ipnu demak yang menjadi pimpinan sidang tidak berani melanjutkan konferensi tersebut dan melimpahkan keputusan selanjutnya ke MWC NU Karanganyar dalam waktu 7 x 24 jam. sedangkan hampir semua peserta sidang pemilihan masih  tidak puas akan keputusan rekan ahmad zaqi yang tidak mau mendemisionerkan diri.
hal itu terus berlanjut hingga sidang menjadi semakin gaduh hingga rekan agil nuruzzaman selaku pengurus PW IPNU Jawa Tengah yang hadir pada konferensi tersebut memutuskan bahwa sidang pemilihan tersebut mengalami DEADLOCK, dan melimpahkan keputusan selanjutnya kepada MWC NU Karanganyar.

Kemudian  pada hari minggu(26/1),para pengurus PAC IPNU-IPPNU Karanganyar Demak mendatangi kediaman KH.Ansori.S.Ag.,M.H. selaku ketua MWC NU Karanganyar dengan maksud meminta titik terang akan hasil akhir konferensi anak cabang tersebut. Lalu KH.Ansori.S.Ag.,M.H. menyetujui rekan bayu awalul budiana sebagai ketua periode  berikutnya.
Lalu pada hari minggu (2/2), dari MWC mengadakan islah  di rumah makan kampoeng sawah, dan islah tersebut di hadiri  KH.Ansori.S.Ag.,M.H. selaku ketua MWC NU Karanganyar,bapak sihab dan bapak lutfil hakim selaku saksi, rekan ahmad zaqi dan bayu awalul budiana selaku ketua demisioner dan ketua terpilih. Islah berjalan dengan baik dan lancar dan pada islah tersebut keputusan MWC yang menyetujui rekan bayu awalul budiana menjadi ketua PAC IPNU periode selanjutnya tetap menjadi keputusan akhir.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
.
(Dept.Pers dan Jurnalistik PAC IPNU- IPPNU Karanganyar Demak).

Komentar

Posting Komentar